Niat Dan Doa Sholat Sunah Hajat Beserta Tata Cara Pelaksanaannya

Niat Dan Doa Sholat Sunah Hajat Beserta Tata Cara Pelaksanaannya


SHALAT SUNNAH HAJAT
Shalat Sunnah hajat adalah shalat sunnah yang dikerjakan agar keinginan kita dikabulkan oleh Allah swt, Namun hajat yang dimaksud  disini adalah hajat yang dibenarkan oleh syariat Islam, Shalat hajat dilakukan mulai dari 2 raka'at sampai 12 raka'at, waktu pelaksanaanya boleh siang hari ataupun malam hari, tetapi lebih dianjurkan dilakukan pada waktu malam hari, yaitu pada pukul 01.00 WIB, Cara pelaksanaanya sama dengan cara pelaksanaan shalat fardu, perbedaannya hanyalah pada niat, Dan berikut niat nya,

"Ushallii sunnatal haajati rak'ataini lillaahita'aalaa"
Artinya : "Aku niat Shalat sunnah hajat 2 raka'at karena Allah ta'ala"

Kenapa harus niat?  mari kita bahas secara detail, Apakah hukum sholat orang yang tidak berniat?
Jawaban: Sesuai sabda rasulullah saw yang diriwayatkan dari umar bin al-khaththab, tidak sah, karena semua amal harus di awali dengan niat, berikut ini adalah sabda dari rasulullah saw yang diriwayatkan oleh umar "Sesungguhnya amal-amal itu hanya dengan niat, seseorang akan mendapatkan sesuai dengan niatnya" (HR. Al-Bukhari dan muslim)

Apakah hukum melafadzkan niat ini?
Syekh abu bakar al-jaza'iri menyebutkan dalam al-fiqh'ala al-madzahib al-arba'ah:
"Sesungguhnya yang di anggap dalam niat itu adalah hati, ucapan lidah bukan lah niat, akan tetapi membantu untuk mengingatkan hati, kekeliruan pada lidah tidak memudharatkan selama niat hati itu benar, hukum ini disepakati kalangan madzhab syafi'i dan madzhab hanbali, sedangkan menurut madzhab maliki dan hanafi: Melafadzkan niat tidak di syariatkan dalam sholat, kecuali jika orang yang sholat itu was-was. Menurut madzhab maliki: Melafadzkan niat itu bertentangan dengan yang lebih utaama bagi orang yang tidak was-was, di anjurkan melafadzkan niat bagi orang yang was-was Menurut madzhab hanafi: Melafadzkan niat itu bid'ah, di anggap baik untuk menolak was-was.

Dimanakan waktu ketikan kita berniat?
Tiga madzhab sepakat, yaitu madzhab maliki, hanbali dan maliki bahwa sah hukumnya jika niat mendahului takbiratul-ihram dalam waktu yang singkat,

Berbeda dengan madzhab syafi'i, mereka berpendapat: niat harus beriringan dengan takbiratul-ihram, jika ada bagian dari takbiratul-ihram yang kosong dari niat, maka shalat itu batal,

Nah itulah pendapat para madzhab tentang niat, sangat ketat sekali, mudah-mudahan kita dapat dengan mudah mempraktekannya, karena niat ini jika salah sedikit saja rentan dengan batalnya shalat, jadi teman-teman harus dengan benar-benar mempelajari niat ini, bagai mana niat di ucapkan dalam hati, kapan niat itu harus di ucapkan dan hukumnya,

Nah untuk pembahasan niat sudah selesai, selanjutnya kita lanjutkan lagi pembahasan tentang sholat hajat ini,

Untuk surat yang di baca pada saat shalat dilakukan, silahkan baca surat yang sudah dikuasai, atau boleh juga membaca surat Al-Kaafirun atau ayat kursi pada raka'at pertama, Dan surat Al-ikhlas pada rakaat kedua.Jika telah selesai shalat hajatnya dilanjutkan dengan membaca istigfar 100 kali.

Istighfar 100 kali
Istighfar 100 kali
Istigfar

"Astaghfirullaahal'azhiim"

ARTINYA :
"Aku memohon ampun kepada allah yang maha agung"
Dilanjutkan dengan Membaca Shalawat 100 kali

"Allaahumma shalli'alaa sayyidinaa muhammadin shalaatarridhaa, wardha'an ashhaabihi ridharridhaa"

ARTINYA :
"Wahai allah, limpahkanlah rahmat yang penuh dengan keridhaan kepada jungjungan kami, nabi muhammad, dan ridhailah para sahabatnya dengan sepenuhnya".
Dilanjutkan dengan membaca Do'a berikut

"Laa ilaahaillallaahulhakiimulkariim subhaanallaahi rabbilarsyil azhiim, al hamdulillaahirabbil aalamiin, as'aluka muujibaatirahmatika, wa'azaa'imamaghfiratika, walghaniimata mingkullibirrin, wassalaamata mingkulli itsmin, laatada liidzaban illaa ghafartahu walaa hamman illaa farrajtahu, walaa haajatan hiya laka ridhan illaa qadhaitahaa, yaa arhamar raahimiin"

ARTINYA:

Tak ada tuhan selain Allah, yang maha bijaksana lagi maha mulia, maha suci allah, tuhan penguasa arasy yang maha agung, segala puji milik allah, tuhan semesta alam, aku memohon kepada engkau sesuatu hal yang mewajibkan rahmat engkau, sesuatu hal yang mendatangkan ampunan engkau, kaya dengan setiap kebajikan, dan selamat dari setiap dosa, janganlah engkau biarkan dosa ku, melainkan engkau ampuni, janganlah engkau biarkan maksudku, melainkan engkau bukakan jalanku yang engkau ridhai, melainkan engkau penuhi, wahai zat yang paling penyayang di antara para penyayang".

SHOLAWAT"Laa ilaaha illaa angta subhaanaka innii kungtu minazh zhaalimiin"

ARTINYA:
"Tak ada tuhan selain engkau, maha suci engkau, sesunguhnya aku termasuk orang-ortang zhalim".

Itulah niat sholat hajat dan tata cara pelaksanaannya lengkap dengan doa setelah menunaikan shalat hajat, semoga artikelini bermanfaat bagi kita semua, jika ada pertanyaan silahkan tinggalkan pesan di kolom komentar, biar nantinya bisa kita diskusikan, atau teman teman juga bisa mengirimkan pertanyaan lewat email dan fanspage kami yang sudah kami sediakan di menu kontak yang ada di bagian paling bawah blog ini dan di sidebar untuk fanpage facbook,

tidak hanya itu, kami juga menerikma kritik dan saran dari teman-teman tentang blog ini, agar blog ini semakin baik, silahkan kirimkan kritik dan sarannya kepada kami, ok sampai disini dulu ya, akhirkata saya ucapkan wasallam.

Sumber: https://www.kajianmuslim.net/2016/08/niat-shalat-sunnah-hajat-dan-tata-cara-pelaksanaannya.html
Advertisement

Baca juga: